Deseminasi Kualitas Air Pascabencana



Sumber: Humpro Sulteng
PADA Masa transisi darurat bencana masyarakat harus lebih waspada terhadap kualitas air maupun sanitasi lingkungan. Salah satu kendala yang dihadapi pasca bencana saat ini ialah terkendala penyediaan air bersih ke daerah pengungsian maupun masyarakat.

Hal ini menjadi pembahasan pada  Forum Diseminasi Hasil Monitoring Kualitas Air dan Wash Assesment Pengungsian dan Fasilitas Kesehatan Pasca bencana, di  Swissbell Hotel Palu, Rabu (6/3/2019).

Sekretaris Provinsi Sulawesi Tengah Moh Hidayat Lamakarate saat membuka kegiatan berharap diseminasi yang dilakukan kiranya dapat membantu menyelaraskan arah kebijakan pemerintah pusat dan daerah tentang penyediaan air minum yang terjaga kualitasnya dan manajemen wash, serta rencana aksi yang mesti diimplementasikan dengan secepat mungkin.

“Melalui diseminasi yang telah dilakukan di harapkan dapat menyebar luaskan hasil pemantauan dan pengawasan kualitas air minum dan manajemen wash di fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya di kota/kabupaten yang terdampak gempa bumi, tsunami dan likuifaksi,” kata Hidayat.

Menurutnya Sekprov pemantauan dan pengawasan sangat diperlukan untuk memastikan deteksi dini terhadap wabah penyakit yang menjadikan air sebagai vektornya sekaligus memelihara kualitas air dan manajemen wash itu sendiri.

Ketua Panitia kegiatan Forum Andi Rusdi menjelaskan Forum yang di inisiasi oleh Fakutas Teknik Untad dan bekerjasama dengan Badan Kesehatan Dunia (WHO) serta Dinas Kesehatan Prov Sulteng ini di gelar dalam rangka memaparkan Desiminasi hasil monitoring assement kualitas air di pengungsian maupun fasiltas kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas pasca bencana yang telah dilakukan beberapa waktu lalu, sehingga kedepan melalui Forum ini bisa membuat program maupun rencana kerja guna mengontrol kualitas air yang berada di daerah bencana karena salah satu kendala yang dihadapi pasca bencana saat ini ialah terkendala penyediaan air bersih ke daerah pengungsian maupun masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng Reni Lamdjido mengatakan pada masa transisi darurat bencana saat ini kita harus lebih waspada lagi terhadap kualitas air maupun sanitasi lingkungan.

“Semoga di Forum ini bisa banyak memberikan masukan termasuk hal-hal yang harus kita cegah agar tidak terjadi penyebaran penyakit-penyakit yang tidak kita harapkan," kata Reny Lamadjido

Kegiatan Forum ini di hadiri oleh Direktur Kesehatan Lingkungan Kemenkes RI dr. Imran Agus. Sp.Ko dan beberapa narasumber, serta instansi maupun Stekholder terkait lainnya.**

Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN