.

.

Pemkot Usulkan Penerima Dana Stimulan


Reporter: Firmansyah Lawawi

PEMERINTAH Kota Palu telah mengajukan 1050 nama warga kota Palu ke Gubernur Sulteng untuk dilakukan pencairan dana Stimulan tahap pertama.

"Hari ini telah diajukan 1050 nama-nama penerima dana Stimulan tahap pertama kepada Gubernur Sulteng untuk diserahkan ke BNPB pusat," ungkap kepala BAPPEDA Palu, Arfan, Senin (4/3/2019) di ruangannya.

Menurut Arfan, masyarakat penerima dana Stimulan tersebut tidak termasuk warga yang rumahnya terdampak Likuifaksi, seperti di Perumnas Balaroa, Kelurahan Petobo dan tersapu Tsunami.

Mereka yang terdampak Likuifaksi maupun Tsunami, kata Arfan tidak mendapatkan dana Stimulan, tapi direlokasi di Huntara maupun Huntap.

"Karena danaya masih terbatas. Tahap pertama diusulkan sebanyak 1050 rumah pada tahap pertama, " jelas Arfan.

Menurut Arfan 1050 rumah rusak berat tersebut telah dilakukan Assesment dari tim PU kota Palu sebelumnya.

Dari data tahap pertama rumah rusak di kota Palu, sebanyak 42.000 unit. Untuk rusak berat sejumlah 9181.

Selanjutnya, kata Arfan, dari 9181 rumah rusak yang belum dilakukan Asessment tahap pertama. Tim PU kota Palu akan melakukan verivikasi kembali. Dimulai pada tanggal 4 Maret hingga 15 Juni 2019 mendatang.

Olehnya, dia mengimbau kepada masyarakat di setiap kelurahan se kota Palu yang data rumahnya telah masuk ke BAPPEDA untuk tidak meninggalkan rumahnya. Karena tim Asessment akan mendatangi kediaman mereka.

Disamping itu, menyiapkan kelengkapan berkas serifikat kepemilikan rumah masing-masing. "Jika sertifikat tanah mereka hilang. Boleh meminta surat keterangan dari pihak kelurahan. Dengan disaksikan oleh tetangga mereka. Sebagai saksi bahwa mereka memang pemilik rumah yang rusak tersebut," sebutnya.

Selain itu, diharapkan kepada pihak kelurahan setempet untuk mengumumkan atau memberitahukan kepada masyarat bahwa akan datang tim Asessment ke rumah mereka, sesuai jadwal yang telah dikirimkan kepada pemerintah setempat.

"Pihak kelurahan harus menyampaikan jadawal tim Asessment kepada RT dan RW di wilayahnya masing-masing. Setelah itu diumumkan kepada masyarakat melalui tempat ibadah maupun pemberitahuan lainya," katanya.**





Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN