Sosialisasi Grand Design Pembangunan Kependudukan


Reporter: Yohanes Clemens

DINAS Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Grand Design Pembangunan Kependudukan tahun 2018-2035 Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). 

Adapun sasaran utama yakni pembangunan jangka panjang adalah terciptanya kualitas manusia dan kualitas masyarakat indonesia yang maju dalam suasana tentram dan sejahtera lahir batin dalam tata kehidupan masyarakat bangsa dan negara yang berdasarkan pancasila dan undang-undang dasar.

Kadis P2KB, Dr Ir H Rusdi Bachtiar Rioeh, S Pi, MPM, mengatakan pelaksanaan kebijakan kependudukan di Sulteng telah menunjukkan keberhasilannya terutama jika dilihat dari sisi kualitas penduduk. 

Sebagai contoh adalah penurunan angka kelahiran total dan penurunan pertumbuhan penduduk secara konsisten selama periode 1970 sampai 2000. "Akan tetapi hasil sensus penduduk maupun survei akhir-akhir ini misalnya, Sensus Penduduk 2010 dan survei demografi dan kesehatan Indonesia 2015 menunjukkan kecenderungan yang cukup mengkhawatirkan," ujar Dr Rusdi Bachtiar, Kamis (14/3/2019).

Dr Ir H Rusdi, melanjutkan, hasil survei demografi dan kesehatan Indonesia 2015 misalnya, menunjukkan bahwa angka kelahiran total mengalami stagnasi.

Kegiatan sosialisasi ini akan dijadikan dokumen serta dicantumkan pula roadmap yang berisi kebijakan yang diperlukan untuk tiap 5 tahun sampai tahun 2021 sehingga dapat diperoleh gambaran yang jelas langkah-langkah yang perlu diambil oleh setiap SKPD sektoral lembaga dalam mendukung implementasi pembangunan kependudukan di Sulteng. 

Selain itu kegiatan sosialisasi ini hasilnya akan dijadikan sebagai acuan penyusunan dan kebijakan kependudukan di Sulteng misalnya rencana pembangunan jangka panjang daerah Sulteng, rencana pembangunan jangka menengah daerah Sulteng, masterplan percepatan, dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia, dan master plan perluasan pengurangan kemiskinan di Indonesia, serta yang tidak kalah pentingnya adalah acuan regulasi yang terkait dengan kependudukan.

"Olehnya saya harapkan dengan adanya kegiatan sosialisasi ini maka kebijakan kependudukan kedepan yang akan dihasilkan merupakan dokumen yang komprehensif, akomodatif, dan terstruktur," tandasnya.***

Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN