Dekan FMIPA: Satu Periode Cukup Untuk Menjabat


Reporter: Yohanes Clemens

Palu,- DALAM waktu dekat, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), dan Fakultas Teknik (FT) akan menggelar Rapat Senat Pemilihan Dekan periode 2019-2023 setelah kedua dekan fakultas tersebut akan mengakhiri masa tugasnya. 

Dikonfirmasi melalui pesan di aplikasi WhatsApp kepada kedua dekan, media ini berhasil terhubung dengan Dekan FMIPA, Dr M Rusydi MSi. Dekan FMIPA membenarkan bahwa dalam waktu dekat akan dilaksanakan pemilihan dekan di FMIPA dan FT. 

Selanjutnya, ditanya kesiapannya untuk kembali mencalonkan diri, Dr Rusydi dengan tegas menjawab bahwa dirinya tidak akan maju untuk periode kedua. Hal itu agar dapat memberikan kesempatan kepada kader-kader lain untuk mengabdikan diri sebagai dekan.

“Saya telah berkomitmen untuk tidak lagi mencalonkan diri. Ini dilakukan agar memberikan kesempatan kepada dosen lain yang memenuhi persyaratan untuk maju mencalonkan diri sebagai calon dekan,” ujarnya.

Dekan FMIPA juga menuturkan, dalam posisi sebagai pemimpin fakultas, satu periode itu sudah cukup untuk membaktikan diri. Untuk itu, tidak perlu lagi ada niatan untuk maju di periode kedua. 

“Saya yakin dekan lain juga demikian”, tegas Dr Rusydi.

Jika ada dosen yang berniat memimpin dua periode, ujar Dr Rusydi, mungkin itu lebih pas jika pada posisi rektor. Itu karena Rektor memiliki tanggungjawab yang lebih general sehingga perlu dua periode kepemimpinan sebab satu periode belum signifikan untuk pengembangan universitas sepanjang usianya masih memungkinkan dan kinerjanya juga membanggakan. Namun, Dekan FMIPA kembali menegaskan, jika di tataran pemimpin fakultas atau dekan, satu periode sudah cukup dan patut disyukuri.

“Menjabat satu periode sebagai dekan itu pendapat pribadi saya. Dan saya rasa, dekan-dekan lain juga sependapat sehingga regenerasi dapat berjalan dengan baik,” jelas Dekan FMIPA.

Kabar suksesi di dua fakultas itu juga turut dikomentari oleh akademisi UNTAD. Salah seorang dosen di FT yang ditemui Jumat (5/4) sore mengharapkan agar tahapan pemilihan dekan dapat berlangsung sesuai rencana yang telah ditetapkan. Dirinya juga menuturkan, jabatan dekan sebagai tugas tambahan cukup dijabat dalam satu periode. Hal itu agar terjadi proses regenerasi di lingkup fakultas.

“Jabatan dekan harus dijabat satu kali masa jabatan saja. Dengan begitu bisa memberikan kesempatan kepada dosen lain untuk menjadi calon dekan. Bagaimana pun, banyak dosen yang memenuhi syarat dan memiliki kapasitas untuk memimpin. Jadi wajar jika diberikan ruang untuk itu,” ujarnya.***

Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN