Dosen Faperta Untad Gabung Dalam Perhepi


Reporter: Yohanes Clemens

PERHIMPUNAN Ekonomi Petani Indonesia (PERHEPI), Kota Palu, Kamis (11/4/2019) melaksanakan pelantikan pengurus, yang diketuai oleh Dr Ir Yudi Tangahu MP priode, 2019-2022. Dalam pelantikan itu Dosen Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Tadulako (Untad) turut bergabung dalam Perhepi, di antaranya Muh Fardhal Pratama SP MAgr, dan para dosen lainnya.

Dr Ir Arifuddin Lamusah MP selaku Ketua Panitia mengatakan, dilaksananya kegiatan ini dilatarbelakangi oleh isu petani yang menarik dan tidak pernah habis. Petani itu punya kontribusi yang besar dalam pembangunan nasional ini, khususnya dalam menghasilkan produk-produk yang bisa dikonsumsi masyarakat secara umum, baik di daerah maupun sampai di pusat, orang kecil maupun orang besar, dan juga sebagai bahan baku untuk industri sebagai peningkatan nilai tambah produksi melalui industri. 

"Tapi di lain pihak petani posisinya ini lemah, karena lemahnya maka berbagai upaya yang dilakukan selama ini oleh pemerintah kita maupun para profesional sudah dilakukan, tapi masih seperti ini. Oleh karena itu, mari kita bercorak sama-sama tidak bisa persial persial. Sehingga salah satunya adalah kita membentuk lembaga ini, salah satu lembaga itu adalah perhimpunan ekonomi petani indonesia Perhepi ini," jelas Dr Arifuddin.

Dr Arifuddin melanjutkan, Perhepi sudah didirikan pada tahun 1969, dan sekarang ini sudah didirikan di setiap daerah-daerah termasuk Palu di level kota. Dan hari ini dilantik, kata Dia, supaya lebih formal, lebih bersinergi, dengan pemerintah, para praktisi, akademisi, para pakar, supaya minimal para petani menjadi kuat dalam peningkatan kualitas dan daya saing industri pangan lokal sing.

Selanjutnya, Dr Ir Yudi Tangahu MP yang baru saja dilantik berterima kasih karna sudah diamankan untuk menjadi ketua periode 2019-2022. Secara nasional, kata Dia, perhimpunan ekonomi pertanian indonesia ini sudah yang ke-50 tahun. Perhepi, tentunya kedepan akan komitmen dan konsisten terhadap masalah-masalah pertanian secara luas terutama di Sulawesi Tengah (Sulteng). 

"Kita tahu bahwa icon di Sulteng yang dicanangkan oleh Gubernur adalah sejajar dengan Provinsi lain yang ada di Indonesia Timur, terutama dalam agribisnis dan kelautan."

"Olehnya Perhepi, yang punya dua tujuan, yang pertama secara internal tentu saja memberdayakan dan mensejahterakan anggota, dan secara eksternal kita mendukung dan menunjang upaya pemerintah dalam pemberdayaan petani," tuturnya.**

Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN