Masa Tenang, Ada Caleg Ba Money Politic


Reporter: Yohanes Clemens

BAWASLU Sulteng menemukan adanya dugaan money politik dilakukan caleg pada masa tenang. Money politic itu dengan modus memberikan sembako, beras, serta kerudung kepada warga di wilayah Kabupaten Sigi.

Ketua Bawaslu Sulteng, Ruslan Husen, Senin (15/4/2019) malam, membenarkan hal tersebut. Di masa tenang (14-16 April), ada empat caleg tersandung dugaan politik uang. 

Namun, prosesnya masih dalam tahap klarifikasi dan investigasi oleh Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kabupaten Sigi.

“Laporannya sudah masuk. Ada empat kasus dugaan dilakukan caleg dari empat partai, yaitu Demokrat, PSI, PKS dan PDIP. Ada dugaan praktik politik uang. Prosesnya masih klarifikasi dan diselidiki oleh Bawaslu Sigi,” jelas Ruslan.

Jika terbukti, maka akan didiskualifikasi. Sekali pun empat caleg tersebut terpilih. Empatnya tidak akan dilantik. 

“Jika ada peserta atau calon anggota legislatif yang melakukan pelanggaran pemilu, setelah ada putusan inkracht dari pengadilan maka akan didiskualifikasi. Teknisnya, putusan inkracht tersebut disampaikan ke KPU untuk ditindaklanjuti dan didiskualifikasi,” kata Ruslan.

Dan dari tahapan masa tenang hingga sampai pada tahap pemilihan suara nanti, jika masih ada caleg melanggar pemilu dan ketika itu berkekuatan  hukum tetap walaupun sudah selesai pelaksanaan pemilu, dan misalkan dia ditetapkan sebagai pemenang maka keputusan KPU batal demi hukum. 

"Jadi akan ditetapkan berikutnya adalah yang memperoleh suara terbanyak kedua ini konsekuensi dari pada diskualifikasi jadi sebelum pemilu DCT, kalaupun sesudah pemilihan dan dia sebagai pemenang tetap keputusan sebagai pemenang itu batal demi hukum setelah ada keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap," tandasnya.**



Share on Google Plus

0 komentar:

Posting Komentar

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN