Bupati Morut Saksi Kasus E-KTP di KPK


Disarikan dari: detik.com/suara.com

BUPATI Kabupaten Morowali Utara Aptripel Tumimomor diam diam menjadi salah satu saksi kasus dugaan korupsi E-KTP yang menimpa salah satu tersangka Markus Nari di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain Aptripel, KPK juga memanggil Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Hal itu pernah disampaikan juru bicara KPK, Febri Diansyah (10/5/2019) lalu di suara.com.
Febri pun belum mengetahui apa yang akan didalami penyidik KPK, terhadap pemanggilan Ganjar dan Aptripel dalam kasus proyek suap e-KTP. Diketahui, ada delapan orang yang sudah dikirim KPK ke penjara terkait kasus korupsi e-KTP. Mereka ialah Irman, Sugiharto, Anang Sugiana Sudihardjo, Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, Andi Narogong dan Made Oka Masagung.
Dari pengembangan kasus itu, KPK turut menjerat Markus Nari sebagai tersangka terkait kasus pengadaan paket penerapan e-KTP. Markus resmi ditahan KPK pada tanggal 1 Maret 2019 lalu. Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah dalam kasus suap proyek e-KTP. Ganjar akan diperiksa sebagai saksi tersangka Anggota DPR RI Fraksi Golkar Markus Nari. "Kapasitas Ganjar kami periksa sebagai saksi untuk tersangka MN (Markus Nari)," kata 

Ganjar sendiri memenuhi panggilan KPK. Dia datang 10 Mei 2019 lalu di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan sekitar pukul 09.57 WIB. Dia terlihat mengenakan kemeja batik lengan pendek. "Nanti aja ya, nanti," ujar Ganjar sambil masuk ke lobi KPK. Sayangnya, kabar pemeriksaan Bupati Morut hingga kini belum ada informasi yang pasti. Apakah sudah diperiksa atau belum. Pihak KPK juga beum memberikan keterangan.
Markus yang merupakan anggota DPR ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP sejak 2017. Ada dua kasus yang membuat Markus dijerat KPK, yaitu kasus dugaan merintangi penyidikan, dan kedua, kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.
Dalam kasus dugaan merintangi penyidikan, KPK menduga Markus merintangi proses penyidikan kasus dugaan korupsi e-KTP terkait pemberian kesaksian palsu yang menjerat Miryam S Haryani. Sedangkan pada kasus dugaan korupsi, Markus, disangka menerima suap guna memuluskan anggaran perpanjangan proyek e-KTP pada 2013 di DPR.
Dia diduga menerima Rp 4 miliar dari eks Pejabat Kemendagri Sugiharto yang kini telah jadi terpidana kasus e-KTP. Nama Markus juga muncul dalam putusan Andi Narogong, yang juga kini telah menjadi terpidana kasus korupsi e-KTP. Markus disebut menerima duit haram dari proyek e-KTP senilai USD 400 ribu. Terbaru, KPK menyita satu unit mobil Toyota Land Cruiser milik Markus. Penyitaan mobil itu masih terkait kasus korupsi e-KTP yang menjerat Markus.**



Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN