Jaga Ketentraman, Untad dan Polda Bukber


Reporter: Yohanes Clemens

UNIVERSITAS Tadulako (Untad), bersama Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng), Selasa, 21/5/2019 mengadakan kegiatan Silaturahmi dan buka puasa bersama di Media Center Untad. Silahturahmi dan buka puasa bersama tak lain adalah untuk menjalin tali silahturahmi yang sudah begitu lama, terlebih kusus untuk menjaga ketentraman dalam kampus.

Rektor Untad Prof Dr Ir H Mahfudz MP mengatakan, sangat luar biasa kepedulian dan perhatian yang diberikan oleh Kapolda Sulteng kepada Untad. Tentu kepedulian dan perhatian itu, saya maknai bahwa Pak Kapolda ini berharap civitas akademika terutama anak-anaku mahasiswa melihat sirkulasi yang ada sekarang.

"Pak Kapolda, tidak ingin melihat kita semua dengan mudah terprovokasi, itulah harapan yang sangat diharapkan. Dan itu yang saya maknai, kepedulian beliau pada kita semua terutama anak-anakku mahasiswa yang tidak dengan mudah terprovokasi," kata Prof Mahfudz.

Paling tidak, lanjut Prof Mahfudz, Insyaaulah, kedepan tidak ada lagi mahasiswa kita yang terpapar radikalisme. Itu yang akan kita kawal bersama-sama. Silahturahmi ini, temanya memaknai spirit ramadhan untuk sulawesi tengah yang kondusif pasca pemilu.

"Salah satu spirit yang kita harus bangun bersama adalah semangat, bagaimana kita berlombah untuk kebaikan dan berusaha menahan diri, dalam arti menahan hawanafsu. Saya kira, itu makna yang paling mendalam ketika kita memasuki bulan suci ramadan, agar pengendalian diri yang ada pada kita ini bisa tetap terjaga. 

Olehnya, ujar Prof Mahfudz, tentu kaitan dalam suasana ini, kita sebagai warga negara harus menahan diri atau hawanafsu untuk tidak terprovokasi terhadap isu-isu yang ada. Akan tetap menjadi umat yang bertakwa.

"Apa lagi turut hadir para pengurus-pengurus lembaga tingkat universitas, maupun fakultas. Untuk itu anak-anaku harus tetap memegang idiolisme dan independensinya. Idelisme tetap terjaga, dan independensinya tidak terprovokasi dengan isu-isu yang ada," tandasnya.

Sedangkan Kapolda Sulteng, Brigjen Pol Lukman Wahyu Hariyanto, mengatakan, dirinya berharap, pasca pemilu, situasi di Sulteng tetap kondusif dan aman. 

Sementara itu, mantan Rektor IAIN Palu, Prof Zainal Abidin, yang membawakan ceramah pada kegiatan tersebut, menitikberatkan pada semangat cinta damai yang perlu disebarluaskan, sebagai esensi dari Islam itu sendiri. Menurutnya, di momen Ramadan ini, seharusnya umat Islam lebih memaknai puasa Ramadan sebagai momen untuk menebar kedamaian, bukan menebar kebencian.
Dalam silaturahmi ini dihadiri oleh Kapolda Sulteng, Brigjen Pol Lukman Wahyu Hariyanto, beserta segenap jajaran di lingkup Polda Sulteng, Rektor Untad, Prof Dr Ir Mahfudz, MP, para wakil rektor, dekan, wakil dekan, ketua senat, serta segenap civitas akademika Untad.**

Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN