Malam Takbiran Tanpa Konvoi Kendaraan

Picture: NU Online

Reporter: Firmansyah Lawawi

GUNA Menghindari kemacetan pada malam Idul Fitri, pemerintah kota Palu tidak akan menggelar pawai takbiran dengan konvoi kendaraan di jalan.

Malam takbiran di dipusatkan di lapangan Vatulemo dan di mesjid yang ada di kota Palu.

"Bukanya kami melarang melakukan konvoi kendaraan pada malam takbiran, karena hal itu bisa mengakibatkan kemacetan pada malam tersebut. Saat ini saja sudah terjadi kemacetan. Belum lagi salah satu jembatan di kota Palu ambruk akibat bencana alam. Otomatis akan semakin menambah kemacetan di jalan, " jelas Walikota Palu, Hidayat saat memimpin rapat penentuan sholat Ied di ruangan Bantaya, Jumat (16/5/2019).

Menurut Walikota, putusnya salah satu akses jalan penghubung antara wilayah barat dan timur kota Palu, yaitu jembatan IV, semakin menambah kesemrawutan  lalu lintas di malam takbiran nantinya. Karena tiga jembatan lainya dikhawarirkan tidak mampu mengurai kemacetan kendaraan di kota Palu.

Lebih jauh, Hidayat mengungkapkan guna mempererat hubungan silatrahim antara jajaran pemerintah kota Palu dan warga penyintas korban bencana alam, pelaksanaan sholat Ied, akan dipusatkan di lapangan bola mini di seputaran wilayah Likuefaksi Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan.

"Tujuan pemusatan pelaksanaan sholat Ied di Kelurahan Petobo, untuk menjalin silaturahim serta meringankan beban psikologis warga yang terdampak Likuefaksi 28 September silam. Saya akan intruksikan kepada segenap jajaran OPD pemkot untuk sholat di sana, " paparnya.

Sebelumnya, pelaksanaan sholat Idul Fitri dipusatkan di lapangan Vatulemo Palu. Seiring terjadinya bencana alam 28 September silam, menurutnya kali ini dan kedepanya nanti, pelaksanaanya akan dilakukan di wilayah terdampak bencana alam di kota Palu.

"Meskipun terjadi pergeseran pemusatan lokasi pelaksanaan sholat Ied, namun untuk lapangan Vatu Lemo tetap diselenggarakan seperti tahun-tahun sebelumnya. Insya Allah Wakil Walikota akan menghadiri sholat Ied di lapangan Vatu Lemo," ungkapnya.

Selain lokasi pelaksanaan Sholat Idul Fitri, dalam rapat tersebut juga disepakati tentang lokasi pelaksanaan Sholat Idul Adha tahun 2019 mendatang,  dipusatkan di Lapangan Gawalise, kota Palu. Sehingga dengan begitu, Pemerintah kota Palu juga bisa bersilaturahim dengan masyarakat yang terdampak bencana di bagian Barat kota Palu.

Dalam rapat yang dihadiri oleh unsur Forkopimda, kepala kantor Kemenag kota Palu, Masum Rumi, perwakilan MUI Palu, intansi terkait pemkot, lurah dan Camat Palu Selatan dan tokoh masyarakat dan adat Kelurahan Petobo sempat diwarnai protes dari tokoh masyarakat. Karena menduga  pelaksanaan sholat Ied oleh pemkot Palu pada masjid di lokasi shelter pengungsian.

Tokoh masyarakat Petobo tersebut menjelaskan bahwa masjid tersebut tidak akan memungkinkan dilaksanakan sholat Ied, selain masih dalam tahap perbaikan, lokasinya tidak cukup menampung jamaah.
Setelah melalui pembicaraan dan kesepakatan bersama, akhirnya ditentukan lokasi sholat Idul Fitri 1440 Hijriyah di lapangan sepak bola mini yang berada di seputaran eks lokasi Likuefaksi Kelurahan Petobo.**

Share on Google Plus

0 komentar:

Posting Komentar

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN