Pelaku Balap Liar Dibekuk


Reporter/Morowali: Bambang Sumantri

TEPATNYA Selasa malam (14/5/2019), di jalan raya Trans Sulawesi Bungku - Kendari Desa Bahomotefe Kecamatan Bungku Timur, jajaran Polsek Bungku Tengah mengamankan balapan liar yang sudah sangat meresahkan warga.

Sebelumnya, Kapolsek Bungku Tengah membentuk tim tindak untuk melakukan penggerebekan balapan liar yang sering dilaksanakan di jalan Trans Sulawesi Bungku - Kendari di Desa Bahomotefe yang selama bulan Ramadhan ini meresahkan warga sekitar dan akhirnya melaporkannya ke pihak Polsek.

Dipimpin langsung Kapolsek Bungku Tengah, AKP A Rapar, bersama sejumlah anggotanya antara lain Aiptu Najamudin Karim, Bripka Erwin Basri, Bripka A Rauf, Bripka Suprianto, Brigpol Gerald T Imbar, Briptu Ihwal dan Briptu Karim turun ke TKP.

Sekitar pukul 23.15 WITA, peserta balap liar sedang melakukan tes kecepatan di jalur yang sudah direncanakan yaitu di jalan raya Trans Sulawesi Bungku - Kendari. Setelah para pebalap liar melakukan tes kecepatan  kembali ke jalur balap dan persiapan untuk melakukan adu kecepatan, pada saat itulah dengan sigap tim 1 dan tim 2 langsung masuk dan menyisir arena balap liar sehingga para pebalap liar berhamburan dan sebahagian ada yang melarikan diri. 

Setelah tim 1 dan tim 2 merapat di tengah arena sehingga para pembalap liar dan kendaraan yg digunakan untuk balap liar dapat diamankan petugas kepolisian. Dua unit sepeda motor yang digunakan adu balap merk Kawasaki Ninja warna biru berhasil diamankan, sementara pemilik Kawasaki Ninja warna merah pemiliknya melarikan diri.

Selain itu, juga ikut diamankan 9 unit sepeda motor lainnya, yakni 2 unit honda beat, 1 unit yamaha aerox, 4 unit yamaha fino, 1 unit yamaha vi-xion, dan 1 unit honda supra. Sepeda motor dan pengendara diamankan di Mapolsek Bungku Tengah guna penyelidikan dan pengusutan ranmor bodong.

Pihak Polsek kemudian mengundang pihak keluarga dan orang tua para pengendara beserta Pemerintah Desa masing-masing guna pembinaan serta memberikan himbauan kepada masyarakat bahwa jalan raya tidak diperuntukkan bagi kegiatan balap liar.

Polsek juga berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk pencegahan kegiatan pemuda yang bersifat merugikan dan meresahkan warga masyarakat. "Setelah kita amankan, kami kemudian memanggil orang tua pelaku, dan pemerintah desa masing-masing untuk memberikan pembinaan, babuk masih kami tahan untuk ditilang," tandas AKP A Rapar.**

Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN