Pemuda Touna Tolak People Power

@Tokoh Pemuda Touna Fahri Bafadal (foto:yahya lahamu)

Reporter/Touna: yahya lahamu

MENINDAK Lanjuti informasi yang berkembang di masyarakat tentang adanya rencana aksi yang mengerahkan massa dalam jumlah besar (People Power) dalam menyikapi hasil pemilu 2019, Fahri Bafadal selaku tokoh pemuda dan tokoh masyarakat Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) menyatakan penolakan adanya rencana aksi people power tersebut karena merupakan pelanggaran hukum.

Dirinya menilai gerakan people power itu sendiri mencederai demokrasi di NKRI bahkan berpotensi merusak bangsa dengan isu-isu politik yang dilontarkan oleh sejumlah elit politik demi kepentingan pribadi maupun golongan.

Pesta demokrasi tanggal 17 april kemarin, kata Fahri, sudah merupakan gerakan people power yang sesuai dengan mekanisme konstitusi.

"Jangan nodai demokrasi dengan adanya gerakan gerakan lain seperti gerakan people power ini," ucap tokoh pemuda Touna itu.

Menurutnya, sebagaimana kita saksikan sendiri bahwa Pleno baik di tingkat kecamatan (PPK) sampai di tingkat Kabupaten sampai saat ini baik-baik saja, dalam pelaksanaanya KPU juga bekerja dengan jujur, adil, transparan dan demokratis.

"Jadi saya menghimbau kepada masyarakat khususnya masyarakat Kab. Touna tidak perlu terhasut atau terprovokasi dengan gerakan seperti ini karena hanya akan menyebabkan perpecahan umat dan bangsa," tegas Fahri.**

Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN