Pengelola HGB Setujui Side Plan Huntap Tondo


Reporter: Firmansyah Lawawi

PENGELOLA Hak Guna Bangunan (HGB) menyetujui Site Plan atau rencana tapak pembangunan Hunian Tetap (Huntap) di Kelurahan Tondo Kecamatan Mantikulore.

Wali Kota Palu Hidayat mengundang seluruh perwakilan pemilik hak guna bangunan (HGB) diatas lahan tersebut untuk menyepakati perencanaan penataan kawasan, Selasa (28/5/2019).

"Saya pastikan pembangunan Huntap di Kelurahan Tondo Talise  tetap berjalan," ungkap Walikota usai pertemuan, Selasa (28/5/2019).

Menurut Hidayat desain penataan kawasan nantinya akan ditetapkan dalam rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) Kota Palu. Karenanya sebelum ditetapkan, seluruh pemilik HGB diminta untuk menyepakati rencana tersebut.

"Dalam pertemuan, pemilik HGB, Lembah Palu Nagaya tidak berkenan hadir. Namun hal itu tidak akan menghambat pembangunan Huntap, " katanya.

Hal tersebut berdasarkan Pasal 77 UU Nomor 24 tahun 2017, tentang penanggulangan bencana. Ditegaskan bahwa siapa orang yang dengan sengaja menghambat kemudahan akses, dipidana penjara maksimal 6 tahun, atau denda maksimal Rp.4 Milyar.

Diungkapkan, pihak Budha tzu-chi meminta agar segera dilakukan pembangunan drainase di lokasi Huntap. Namun menurut Walikota, pekerjaan tersebut akan segera dilelang, tapi masih ada pihak yang meminta agar pelelanganya tidak menggunakan ULP. Harus dibentuk unit terlebih dahulu. "Olehnya terjadi perubahan dan keterlambatan dalam hal tersebut, " akunya.

Sementara, dana pembangunan jalan maupun drainase di lokasi Huntap kata Hidayat, berasal dari APBD kota Palu, sebanyak Rp.100 Milyar. " Saya sudah jelaskan kepada pihak Budha tzu-chi bahwa dana yang dipergunakan adalah dana pemerintah daerah. Tidak bisa asal pakai saja. Ada proses-proses yang harus dijalan. " Alhamdulilah mereka bisa mengerti, " paparnya.

Untuk luasan area lokasi pembangunan Huntap, berdasarkan penetapan lokasi (Penlok) Gubernur lanjut Hidayat, seluas 481 hektar. Namun yang dimanfaatkan tidak seluas lahan tersebut. Perkiraan lahan HGB yang dimanfaatkan hanya seluas 34 hektar saja. Realisasi pembangunan Huntap berkisar 130 hektar.

"Untuk area di luar HGB, kami sudah menyiapkan lahan  pembangunan Islamic Centre, pasar, sekolah, rumah sakit dan lain sebagainya," jelasnya.**

Share on Google Plus

0 komentar:

Posting Komentar

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN