Perlu Efek Jera, Pemprov Lapor Penyebar Hoax ke Polda

Karo Humpro Sulteng & Pempred Mercusuar di Polda Sulteng 

Reporter: Yohanes Clemens

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) Senin, 20 Mei 2019 mendatangi Polda Sulteng. Kedatangan tersebut tak lain adalah untuk  melaporkan berita bohong ‘mercusuar editan’ dengan judul berita Gubernur Biayai People Power di Sulteng. 

Gubernur Sulteng, diwakili Karo Humas dan Protokol, Haris Kariming, mengatakan terkait dengan berita hoax yang beredar di media sosial kemarin, sampai dengan tadi malam kami dari Biro Humas, didampingi biro hukum, selaku pengacara Pemerintah Provinsi sudah melakukan pelaporan awal.

"Pelaporan awal, sekaligus berkoordinasi untuk tindak lanjut pelaporan ini. Jadi, dalam hal ini kapasitas kami yaitu membawa, melapor tentang pelanggaran undang-undang ITE terhadap Bapak Longki Djanggola sebagai jabatan Gubernur Sulawesi Tengah," ujar Haris Kariming di Polda Sulteng, Senin (20/5/2019).

Olehnya, kata Haris, harapan kami dan Bapak Gubernur terutama, bahwa ini merupakan suatu tindakan yang menginginkan efek jera kepada semua penyebar berita hoax khususnya di Sulteng. 

"Karena kapan lagi Provinsi Sulteng, bisa bebas hoax, kalau tidak ada efek jera terhadap pelaku pembuat maupun penyebar hoax," tegasnya.

Sehingga, lanjut Haris, ada beberapa nama yang kami laporkan. Dan nanti bapak Gubernur juga akan dimintai keterangan oleh penyidik dari cyber crime. "Jadi dari kami intinya ada dua hal mungkin yang akan kami laporkan, yakni perbuatan tidak menyenangkan dan pelanggaran ITE," pungkasnya.**


Share on Google Plus

0 komentar:

Posting Komentar

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN