Tausiyah Ramadhan: Gapai Ampunan Ramadhan



Oleh: Ihda Nur
-

DALAM Bulan Ramadhan banyak sekali sebab-sebab turunnya ampunan. Ampunan tersebut akan didapatkan bilamana kita mengerjakan segala yang diperintahkan dan menjauhi segala yang dilarang oleh Allah SWT.
1. Berpuasa Sebulan Penuh
Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah SAW: “Barangsiapa puasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala Allah, niscaya ia diampuni dosanya yang telah lalu.” [HR. Hadits Muttafaq ‘Alaih].
2. Menunaikan Sholat Malam
Mengerjakan shalat malam (tarawih) berdasarkan sabda Rasulullah SAW: “Barang siapa melakukan shalat malam di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala Allah, niscaya diampuni dosanya yang telah lalu.” [HR. Muttafaq ‘Alaih].
3. Mendapatkan Malam Lailatul Qadar.
Berusaha mendapatkan malam lailatul wadar yaitu pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Malam ini adalah malam yang penuh berkah, di dalamnya diturunkan Al-Qur’anul Karim dan segala urusan yang penuh hikmah akan dimudahkan. Berdasarkan sabda Rasulullah SAW: “Barangsiapa melakukan shalat di malam Lailatul Qadar kavena iman dan mengharap pahala Allah, niscaya ia diampuni dosanya yang telah lalu.” [HR. Muttafaq ‘Alaih].
4. Memberi Buka Puasa
Memberi ifthar (makanan untuk berbuka) kepada orang yang berpuasa berdasarkan sabda Rasulullah SAW: “Barangsiapa yang di dalamnya (bulan Ramadhan) memberi ifthar kepada orang berpuasa, niscaya hal itu menjadi sebab) ampunan dari dosa~osanya, dan pembebasan dirinya dari api Neraka.” [HR. Ibnu Khuzaimah & Al-Baihaqi].
5. Memperbanyak Zikir, Doa & Istigfar
Dzikir, berdoa hingga istigfar dianjurkan diperbanyak ketika dalam dalam keadaan puasa, berbuka dan ketika makan sahur. Do’a orang puasa adalah mustajab (dikabulkan), baik ketika dalam keadaan puasa ataupun ketika berbuka Allah SWT, memerintahkan agar kita berdo’a dan Dia menjamin mengabulkannya. Allah SWT berfirman: “Dan Tuhanmu berfirman: “Berdo’alah kepada-Ku, niscaya Aku mengabulkannya untukmu. ” [QS. Ghaafir: 60].
Dan dalam sebuah hadits disebutkan: “Ada tiga macam orang yang tidak ditolak do’anya. Di antaranya disebutkan,”orang yang berpuasa hingga ia berbuka.” [HR. Ahmad, At-Tirmidzi, An-Nasaa’i, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah & Ibnu Hibban].
Di antara sebab-sebab ampunan yaitu istighfar (permohonan ampun) para malaikat untuk orang-orang berpuasa, sampai mereka berbuka.
Jika sebab-sebab ampunan bulan Ramadhan demikian banyak, maka orang yang tidak mendapatkan ampunan di dalamnya adalah orang yang memiliki seburuk-buruk nasib. Kapan lagi ia mendapatkan ampunan jika ia tidak diampuni pada bulan ini? Kapan dikabulkannya (permohonan) orang yang ditolak pada saat Lailatul Qadar? Kapan baiknya orang yang tidak menjadi baik pada bulan Ramadhan ?
@Day 3 Ramadhan

Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN