Hidayat: Pemerintah Pusat Hanya Janji Jadup


Reporter: Ikhsan Madjido

PENGUNGSI Korban bencana di Palu yang saat ini tinggal di tenda dan hunian sementara (huntara) masih harus bersabar soal jaminan hidup (jadup).

Pasalnya, pemerintah pusat melalui kementerian sosial (Kemensos) RI maupun BNPB belum merespon permintaan anggaran jadup yang diajukan pemerintah Kota Palu.

Wali Kota Hidayat, ditemui saat Open House di kediamannya, Jum’at (7/6/2019) mengungkapkan pemerintah pusat hanya sebatas janji-janji saja terkait jadup. Alasannya selalu masalah data.

“Data yang bagaimana lagi dibutuhkan. Pada Nopember 2018 dan Pebruari 2019 saya sendiri yang antar datanya,” kata Hidayat bercerita saat rapat di kantor Wapres beberapa waktu lalu.

Sehingga, lanjut Hidayat, karena dana pusat tak kunjung turun, Pemkot terpaksa mengambil dana untuk jadup dari kas Pemkot Palu, sebesar Rp50 miliar untuk periode Oktober 2018 hingga Maret 2019.

Sedangkan untuk Mei - Juni 2019 sudah diajukan tapi sejauh ini belum ada realisasi. Baru sebatas janji. “Belum ada kepastian jadup dari pusat,” ujarnya.

Hidayat menambahkan, sebenarnya bantuan selama ini yang disalurkan untuk memenuhi hak pengungsi di Palu dan Sulteng pada umumnya, belum berasal dari pos APBN. Melainkan berasal dari bantuan luar negeri untuk bencana Palu, Sigi dan Donggala. Jumlahnya berkisar Rp250 miliar. Uang itu berada di BPNB Pusat.

Hidayat berharap dana jadup untuk Kota Palu mendapat kejelasan agar kebutuhan dasar warga di pengungsian bisa terpenuhi.

Disisi lain, untuk Jadup Lombok NTB, anggaran untuk tahap pertama pencairan masuk ke rekening Kemensos sebesar Rp11,4 miliar untuk 19.099 jiwa sesuai hasil verifikasi data yang sudah dilakukan sebelumnya.
Anggaran tersebut diperuntukkan warga di empat kabupaten yakni Kota Mataram, Lombok Tengah, Lombok Barat, dan Sumbawa Barat.
Cepatnya terealisir jadup Lombok karena pemerintah Lombok mengajak anggota DPR RI asal Lombok menekan pemerintah pusat, sementara untuk Kota Palu sendiri masih enggan melibatkan anggota DPR RI asal Sulteng.**

Share on Google Plus

0 komentar:

Posting Komentar

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN