Jalan Trans Sulawesi Morowali Lumpuh



Reporter/Morowali: Bambang Sumantri

BENCANA Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Morowali karena hujan deras yang mengguyur dalam beberapa hari terakhir.

Akibatnya, dua jembatan yang menghubungkan Sulawesi Tengah-Sulawesi Tenggara putus, yang mengakibatkan jalur transportasi lumpuh total.

Di Kecamatan Bungku Tengah, Desa Bahomoleo dan Bahomohoni terendam banjir yang masuk ke rumah warga dan perkebunan. "Kondisi hujan seperti ini sudah hampir satu minggu, tapi yang paling parah malam ini, sehingga air masuk dalam rumah lebih satu meter mengenangi rumah kami" ungkap salah seorang warga Desa Bahomohoni.
Banjir Terjadi di Sejumlah Wilayah di Kabupaten Morowali/ Foto Bambang S/KP
Pantauan media ini di lokasi, ada beberapa titik yang menggangu jalanya air, karena saluran yang belum berfungsi secara maksimal dan terlalu sempit sehingga tidak mampu menampung air. Warga pun berharap agar pihak Pemerintah Daerah cepat membangunkan saluran pembuangan air, dengan demikian air dapat dengan lancar mengalir ke tempat yang lebih rendah.

Sementara, di Kecamatan Bungku Barat, Desa Wosu dan Larobenu terdampak paling parah sehingga jembatan di jalan trans desa tersebut ambruk, air juga merendam puluhan rumah warga.
Di Kecamatan Bungku Timur, tepatnya di Desa Kolono, air meluap hingga ke jalan raya trans Sulawesi sehingga kendaraan yang melintas harus ekstra hati-hati.
Sementara, di Kecamatan Bahodopi, jembatan utama di Desa Dampala putus yang mengakibatkan jalur Morowali-Kendari lumpuh total. Belum ada informasi resmi dari pihak BPBD Morowali terkait jumlah kerugian dan korban dari musibah banjir tersebut.**

Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN