Jalur Independen Diminati


WALI KOTA PALU 2020 

reportase : andono wibisono

PEMILIHAN Wali Kota Palu periode 2020 – 2025 bakal diramaikan dengan sejumlah figure baru dan lama. Yang menarik, beberapa bakal calon (balon) justru berminat dengan jalur non partai politik, atau independen. Gejala apa ini? Mengapa parpol makin tidak diminati?

Beberapa nama yang dihimpun redaksi kailipost yang kemungkinan besar akan menggunakan jalur ‘dukungan KTP” antara lain; Drs Hidayat (walikota), Agussalim SH (profesional), Moh Ikbal Andi Magga SH MH (politisi), Basir Tanase (birokrat), Awaluddin (birokrat) dan sejumlah nama lainnya.

Mengapa jalur independen menjadi alternatif?. ‘’Kalau saya karena punya pengalaman ketika mengikuti Pileg di DPD RI 2019 lalu. Pengalaman itu bukan berarti saya tidak membangun komunikasi dengan partai politik. Tapi semata-mata untuk memudahkan saja,’’ ujar Agussalim SH yang berlaga di DPD RI mengantongi suara lebih dari 40 ribuan di Sulteng. Ia juga optimis, tahapan pengumpulan dan dukungan lewat jalur independen tidak menyulitkan dirinya untuk berlaga di Pilwakot 2020.

Sementara itu, informasi menyebut bahwa Wali Kota Hidayat juga ada kecenderungan menggunakan jalur independen. ‘’Sudah jalan timnya mengumpukan KTP. Beliau sepertinya akan berpasangan dengan salah seorang kadis di Palu,’’ terang sumber. Sementara Hidayat sendiri ketika dikonfirmasi via WA belum dibaca hingga berita ini ditulis.

Lantas bagaimana dengan balon lainnya? Moh Ikbal Andi Magga, kepada kalipost kemarin di salah satu Warkop tidak menolak dan mengiyakan soal jalur independen yang akan digunakannya ke KPU Palu. ‘’Bisa parpol dan bisa juga independen. Yang jelas saya maju. Komunikasi dengan beberapa parpol sudah mulai dibangun. Keputusannya sampai akhir Juli ini. Mana yang akan digunakan (mendaftar) ke KPU,’’ jawabnya. **  

Share on Google Plus

0 komentar:

Posting Komentar

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN