Kaili Post Buat Polling Cawalkot


Reportase: Ramdan otoluwa

SETELAH Melaunching polling calon gubernur Sulteng periode 2020 – 2025 sepekan Ramadan (Mei 2019) hingga kini masih dilakukan, kembali Harian Kaili Post meluncurkan polling publik Calon Wali Kota Palu 2020 – 2025. Kedua polling itu menggunakan fasilitas docs google dan dapat diakses dengan jaringan elektronik dan teknologi media komunikasi.

Nama-nama calon wali kota yang sebelumnya dijaring lewat sosial media dan ramai dijagokan - sesuai abdjad; Agusalim Faisal (Palu Timur), Aristan (Palu), Awaluddin (Mantikulore), Bartholomeus Tandigala (Palsel), Basir Tanase (Mantikulore), Firman Lapide (Palsel), Gufron Akhmad (Palsel), Hadianto Rasyid (Palut), Hidayat (Tatanga), Iskandar Arsyad (Palbar), Rico Tjatjo Djanggola (Paltim), Sigit Purnomo Said (Paltim), Sofyan Lasimpara (Tavaeli) dan Sudaryano Lamangkona (Paltim). 

Sebelum meluncurkan dua polling calon gubernur dan calon wali kota, Litbang KP telah melakukan jajak pendapat pula sekaitan figur popular di Sulteng pilihan responden. Selama 11 hari dipapar, polling langsung diikuti 828 responden yang tersebar di Sulawesi Tengah menempatkan nama Hidayat Lamakarate terpopuler dengan 94 voter atau 11,4 %.

Disusul Akhmad Ali (anggota DPR RI Fraksi Nasdem) dengan jumlah vote 65 (7,9 %), Bartholemeus Tandigala Kepala BPBD Sulteng mendapat 79 suara (9,5 %), Rusdi Mastura mantan wali kota masih popular dengan jumlah suara 74 responden atau 8,9 %, dan Sigit Purnama Said (Pasha) meraup 52 suara atau 6,3 %, serta Supratman Andi Agtas (anggota DPR RI Fraksi Gerindra) dengan raupan suara 33 atau 4,0 %.

Tokoh popular ‘papan tengah’ di Sulteng sesuai polling yaitu; Nurmawati Dewi Bantilan dengan suara repsonden 30 suara atau 3,6 %, urutan kedua yaitu Muhidin Said hanya didukung 25 responden dengan nilai prosentase 3,0 %. Selanjutnya nama Wali Kota Palu Hidayat mendapat 25 voter atau 3,5 %. 

Disusul mantan rektor Univesitas Tadulako Prof Basir Cyio yaitu 26 responden menjatuhkan pilihan dengan tingkat prosentase 3,1 %. Ada nama Bupati Parigi Moutong Samsurijal Tombolotutu dengan suara 30 responden atau 3,6 %, mantan Bupati Morowali Anwar Hafid dengan jumlah suara responden yang mendukung sebanyak 29 suara atau 3,5 %. Dan Bupati Kabupaten Sigi Irwan Lapata. 

Sementara untuk tokoh popular di Sulteng yang ‘papan bawah’, ada sejumlah nama. Baik saat ini masih menjabat dan mantan birokrat. Misalnya, nama Bupati Kabupaten Banggai Herwin Yatim, Derry Djanggola, Mulhanan Tombolotutu, Muharram Nurdin, dan Kamil Badrun (tokoh pers di Sulteng).

KELEMAHAN
Polling yang diselenggarakan Litbang Kaili Post yang menggunakan media elektronik berjaring – google docs, pasti memiliki kelemahan kelemahan tersendiri. Atau dalam Bahasa survei adalah keterbatasan jangkauan survei untuk memotret peristiwa atau sikap akan suatu atau sesuatu dalam sebuah kurun waktu yang ditentukan.

Litbang Kaili Post menyadari bahwa polling kali ini belum menyasar secara majemuk responden yang berada di luar jangkauan internet atau wilayah pedesaan. ‘’Pasti sulit diakses oleh warga yang jaringan internetnya masih lemah atau kurang. Sulteng 70 persen masih daerah pedesaan yang masih sulit mengakses jaringan internet. Itu satu kelemahan polling kali ini,’’ ujar anggota Litbang, Ikhsan Madjido.

Kelemahan kedua, sebagai efek dari kelemahan poin pertama; yaitu domisili responden. ‘’Karena jaringan internet lemah di beberapa kabupaten tentu pasti responden dari kabupaten yang kita berharap sebarannya polling dapat mewakili semua wilayah. Tapi prediksi kami itu tidak signifikan berpengaruh,’’ terangnya lagi. Kelemahan itu Litbang Kaili Post dapat sarikan sebagai berikut; responden sulit dideteksi gender, keterwakilan wilayah (sebaran), akses jaringan telekomunikasi dan internet. **

Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN