Optimal Manfaatkan Semester Antara



Reporter: Yohanes Clemens

DEKAN Fakultas Ekonomi (Fekon) Dr H Muhtar Lutfi SE, M, Si, Universitas Tadulako (Untad) mengatakan, pelaksanaan semester antara sudah diatur dalam kalender akademik baik di tingkat Universitas maupun di tingkat Fakultas.

Olehnya, Dr Muhtar, menegaskan, tidak masalah lagi dalam implementasinya, sebab semester antara justru sangat membantu mahasiswa dalam menyelesaikan studinya.

"Maka mahasiswa harus optimal dalam memanfaatkan peluang yang ada, jangan sampai peluang tersebut disia-siakan," ujar Dr Muhtar sapaan akrab, Dekan Fekon Untad, kepada media ini, Jumad (14/6/2019).

Hal tersebut dikatakan Dr Muhtar, menanggapi apa yang disampaikan Rektor Untad, Prof Dr Ir H Mahfudz MP, terkait pengoptimalan semester antara atau semester pendek, adalah satu solusi yang dapat dilakukan, untuk menekan jumlah mahasiswa yang Drop Out (DO). Perlu ada perubahan paradigma baik dari dosen maupun mahasiswa tentang semester antara.

Bila sebelumnya, lanjut Prof Mahfudz, semester antara hanya diperuntukkan bagi mahasiswa yang ingin mengulang mata kuliah yang tidak lulus, maka kedepan diharapkan semester antara dapat diakses oleh mahasiswa, yang ingin mengambil mata kuliah yang belum diprogramkan.

Rektor menegaskan, menegaskan penerapan kebijakan ini, nantinya butuh dukungan dari dosen pengampuh mata kuliah. Jika kebijakan tersebut nantinya diberlakukan, pihak kami tidak akan segan-segan memberikan sanksi kepada dosen yang tidak melayani mahasiswanya untuk mengambil semester antara.

Sehingga, Dr Muhtar, melanjutkan, adapun dosen (PNS) yang tidak berkenaan untuk mengajar pada semester antara dengan berbagai alasan, dapat digantikan oleh dosen non PNS ataupun BLU. Justru menurut saya mahasiswalah yang kurang optimal memanfaatkan peluang semester antara untuk mempercepat penyelesaian studinya.
Dekan FISIP Untad Dr Muhammad Khairil, S,Ag

Dilain kesempatan, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Dr Muhammad Khairil, S,Ag, mengatakan, prinsipnya semester antara itu menjadi salah satu upaya untuk memberikan akses bagi mahasiswa dalam penyelesaian studi. 

Sinergi bagi semua pihak harus diterjemahkan sebaik-baiknya sebagai sebuah sistem. Baik dosen sebagai tim Pengampuh mata kuliah, mahasiswa yang memprogramkan mata kuliah, tenaga tendik sebagai bagian dari proses layanan akademik. Begitu juga prodi yang mengatur penjadwalan dan pimpinan Fakultas, harus bersama-sama dalam proses pelaksanaan semester antara. 

"Saya percaya, siapapun dosen yg dipercayakan untuk mengajar, memiliki dedikasi dalam menjalankan Tugas," pungkasnya.**

Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN