Pokmas Tuntas, Stimulan Cair


Reporter: Firmansyah Lawawi

PENYALURAN Dana stimulan perbaikan rumah rusak di Kota Palu memasuki ke tahap pembentukan kelompok masyarakat (Pokmas).

Pembentukan Pokmas akan difasilitasi tim pendamping masyarakat (TPM) bersama fasilitator kegiatan dan aparat pemerintah kelurahan.

"Harapan kita semua dalam satu minggu ini, proses pembentukan kelompok masyarakat atau Pokmas, akan dituntaskan di setiap kelurahan Kota Palu. Sehingga minggu depanya dana stimulan sudah dapat dimasukan ke rekening Pokmas," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu, Presley Tampubolon, Selasa (11/6/2019).

Menurutnya, realisasi pemanfaatan dan stimulan diperkirakan mulai berjalan pada Juli 2019 mendatang. Saat ini tim mulai melengkapi segala persyaratan administrasi termasuk penyiapan masyarakat terdampak penerima stimulan.
"Kami sudah mengundang seluruh pejabat lurah untuk konsultasi mengenai teknis pembentukan Pokmas serta pemanfaatan stimulan,"ujarnya.
Realisasi percepatan pencairan dana stimulan Kota Palu, imbuh Presley, sebenarnya berada dipihak kelurahan.

Karena menurutnya, pihak kelurahanlah yang memegan kunci realisasi laju atau lambatnya pembentukan Pokmas. " Sebenarnya pembentukan Pokmas tidak membutuhkan waktu yang lama. Karena yang mengetahui kondisi dan situasi warganya adalah lurah sendiri, " bebernya.

Selain itu, mekanisme tahapanya pertama, lurah seharusnya mengetahui kondisi rumah warganya. Mana yang rusak berat, sedang dan ringan. Serta bukti kepemilikan rumah. Setelah rampung, kemudian membentuk Pokmas dan pengurusnya serta pembuatan berita acara pengesahan atau SK anggota kelompok masyarakat.

"Biasanya agak alot dalam proses tersebut adalah memastikan data tersebut telah valid dan pembentukan Pokmas. Seperti ketua, sekertaris, bendahara dan anggotanya," akunya.

Untuk tahap pertama proses pencairan dana Stimulan kota Palu sebanyak 1594 rumah rusak berat. Sementara dana Stimulan yang telah masuk ke rekening BPBD, sebut Presley,  sejumlah Rp82.195 milyar.

Ditambahkanya, data  pencairan dana Stimulan tahap kedua untuk kota Palu, sebanyak kurang lebih 31.000, telah dikimkan ke pusat. " Meskipun datanya belum lengkap, seperti NIK, namun karena pusat telah meminta rincianya, kami telah mengirimkanya, " paparnya.

Dari data tahap kedua tersebut lanjut Presley, rumah rusak berat sebanyak 6000, rusak sedang 15.000 dan ringan 21.000. " Olehnya kami tetap akan melengkapi semua data tahap dua tersebut, " jelasnya.

Estimasi total RAB dana stimulan tahap kedua kurang lebih Rp900 milyar untuk 31.000 data yang telah diserahkan ke pusat. "Namun datanya masih terus bergerak," tukasnya.**


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN