Ditemukan Rp2,6 M, 131 ASN Morowali di Sidang TP-TGR


Jajaran Pemkab Morowali menjalani sidang tuntutan pertimbangan dan tuntutan ganti rugi (TP-TGR) Penemuan Piutang Rp2,6 M di internal kepegawaian. Sidang TP-TGR digelar (22/07/2019) lalu di aula kantor Pemkab Morowali.

Reportase/morowali: Bambang sumantri

SEBANYAK 131 Aparatur Sipil Negara (ASN) jajaran Pemkab Morowali Sulawesi Tengah menjalani sidang tuntutan pertimbangan dan tuntutan ganti rugi (TP-TGR) setelah pihak Pemkab menemukan Rp2,6 miliar piutang di internal kepegawaian. Sidang TP-TGR digelar (22/07/2019) lalu di aula kantor Pemkab Morowali.

Pada siding itu 131 ASN mendengar sekaligus menerima tuntutan dari majelis. Sidang diketuai Wakil Bupati, Najamudin itu tindak lanjut dari upaya penyelesaian temuan atas laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI bersama aparat pemeriksa internal pemerintah.

‘’Kalau tidak mengembalikan, maka temuan laporan hasil pemeriksaan ini akan dilanjutkan ke kejaksaan ataupun kepolisian," ujarnya.

Dikatakannya, rincian nilai temuan ASN adalah mulai dari jumlah total temuan, banyaknya setoran dan sisa kerugian berserta tahun - tahun penggunaan anggaran sekaligus aturan batas waktu untuk pengembalian. 

Jumlah total temuan yakni Rp2.608.925.452,31. Sementara, jumlah setoran Rp466.609.768,00 dan sisa kerugian Rp2.142.315.684,31, pengembalian temuan terhitung semenjak sidang. Dibawah nilai Rp50 juta, waktunya selama enam bulan dan bila lebih maka waktunya di atas dari enam bulan.

‘’Proses sidang ini dilakukan sesuai aturan yang sudah berlaku, sidang juga memberikan pilihan kepada ASN terkait penyelesaian temuan atas laporan hasil pemeriksaan BPK-RI dan aparat pemeriksa internal pemerintah, salah satu pilihan yang bisa diambil oleh ASN yakni ganti rugi, ASN tersebut harus  membuat surat pernyataan apabila mengganti jumlah temuan" jelas Najamudin.

ASN yang menjalani sidang memberikan pandangan berbeda terkait pernyataan tuntutan yang disampaikan oleh majelis. Ada yang langsung menerima, namun ada pula yang menjelaskan terlebih dahulu permasalahan sebelum mendengarkan dan menerima putusan.

Terkait hal itu, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Morowali, H Mohammad Jafar Hamid yang coba dikonfirmasi via pesan elektronik Whats App (WA), Rabu (24/7/2019) menyebut bahwa sidang TP-TGR yg dilaksanakan merupakan upaya pemda kab. Morowali untuk lebih mempetcepat pengembalian kerugian negara/daerah atas rekomendasi BPK dari hasil temuan atas pemeriksaan keuangan jajaran pemda kab. Morowali.

‘’Mudah2an langkah diambil dgan menggelar sidang tptgr terhadap  teman-temN asn yang ada temuannya segera menyelesaikan kewajibannya sebelum dilimpahkan kepada aparat penegak hukum.
Langkah demikian akan terus dilakukan secara bertahap sampai semua temuan bisa dikembalikan ke kas negara/daerah.’’ Tulisnya.**



Share on Google Plus

0 komentar:

Posting Komentar

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN