DPRD Touna Bahas Rancangan APBD 2020

DPRD Touna menggelar Rapat Paripurna APBD Tahun Anggaran 2020, Selasa (2/7/2019)
Reporter/Touna: yahya lahamu

DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tojo Una-Una menggelar Rapat Paripurna dalam rangka pembahasan rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan  rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2020, Selasa (2/7/2019).

Turut hadir dalam rapat paripurna Wakil Bupati Tojo Una-Una Admin AS. Lasimpala,SIP, Ketua DPRD Kabupaten Tojo Una-Una Gusnar A. Suleman, SE ,MM , Wakil Ketua I DPRD Jafar, M. Amin, Wakil ketua II DPRD Samsu H. Yunus, SH, Sekertaris DPRD bersama 18 Anggota DPRD , Sekertaris Daerah Taslim DM. Lasupu, SP, MT, Unsur Forkopimda, para Asisten, pejabat eselon II, III dan eselon IV Lingkup Pemda Tojo Una-Una, Staf Ahli DPRD Kabupaten Tojo Una-Una, tokoh masyarakat dan tamu undangan.

Ketua DPRD Kabupaten Tojo Una-Una Gusnar A. Sulaeman, SE, MM saat memimpin Rapat Paripurna menyampaikan bahwa berdasarkan peraturan Mentri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor 33 tahun 2019 tentang pedoman penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( APBD ) tahun 2020.

“Sebagaimana ditegaskan bahwa rencana penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan Tematik, Holistik, Integratif dan spasial serta kebijakan anggaran belanja berdasarkan "Money Follows Progam" dengan cara memastikan hanya program yang benar- benar bermanfaat yang dialokasikan dan bukan sekedar karena tugas dan fungsi kementrian/lembaga yang bersangkutan,” kata Gusnar saat membacakan pidato pengantarnya.

Hal ini, kata Gusnar, mengisyaratkan bahwa Pencapaian Prioritas Pembangunan Nasional memerlukan adanya koordinasi dari seluruh pemangku kepentingan, melalui pengintegrasian prioritas nasional/ program prioritas / kegiatan prioritas yang dilaksanakan dengan berbasis kewilayahan.

“RKP tahun 2020 dimaksudkan sebagai pedoman bagi kementrian / lembaga dalam menyusun Rencana Kerja (Renja) tahun 2020 dan menjadi pedoman pemerintah daerah dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2020. RKPD digunakan sebagai pedoman dalam proses penyusunan rancangan peraturan daerah tentang APBD  tahun anggaran 2020,” ujarnya.

Lanjut Gusnar, adapun lima prioritas pembangunan nasional tahun 2020 dimaksud yakni pembangunan manusia dan pengentasan kemiskinan, Infrastruktur dan pemerataan wilayah, Nilai tambah sektor Riil, Industrialisasi dan kesempatan kerja, Ketahanan pangan, air, energi dan lingkungan hidup serta Stabilitas pertahanan dan keamanan.

“Untuk itu Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten / Kota dalam menyusun RKPD tahun anggaran 2020 mempedomani Permendagri mengenai penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah tahun 2020,” jelasnya.

Sementara itu Bupati Tojo Una-Una Mohammad Lahay, SE, MM dalam pidato pengantarnya yang dibacakan oleh Wakil Bupati Admin AS. Lasimpala, SIP mengatakan, bahwa prioritas pembangunan daerah tahun anggaran 2020 serta permasalahan pembangunan disusun berdasarkan hasil evaluasi capaian kinerja sampai dengan tahun 2018.

“Pada hakekatnya kebijakan pembangunan daerah pada tahun 2020 didasarkan pada prioritas pembangunan untuk mewujudkan visi yakni terwujudnya masyarakat Tojo Una-Una yang hebat dibidang pertanian, pariwisata dan kemaritiman," kata Wabup.

Wabup mengatakan, visi tersebut dijabarkan kedalam 5 misi untuk mewujudkan visi diatas, maka ditetapkan misi pembangunan sebagai penjabaran visi pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una untuk periode 2016-2021.

“Adapun visi tersebut yakni membangun keberdayaan rakyat serta penataan wilayah pedesaan secara merata mandiri dan berkelanjutan yang berbasis ekonomi pertanian, pariwisata dan kemaritiman, mewujudkan kelembagaan birokrasi yang bersih efisien, efektif dan akuntabel. mewujudkan pengembangan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing tinggi, mewujudkan pengarusutamaan gender dan melestarikan nilai - nilai sosial budaya masyarakat dan mengembangkan kemitraan usaha lokal, investasi dan pengembangan infrastruktur,” ujarnya.

Menurutnya, berdasarkan capaian - capaian pada tahun sebelumnya, isu strategis yang berkembang, serta berpedoman pada RKPD Kabupaten Tojo Una-Una  tahun 2020, RKPD Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2020 dan RKP Nasional tahun 2020 maka prioritas pembangunan Kabupaten Tojo Una-Una tahun 2020 diarahkan kepada 4 program.

Adapun 4 program itu yakni pembangunan manusia dan reformasi birokrasi, Optimalisasi pengelolaan sumber daya pariwisata, perikanan dan pertanian yang berdaya saing, Peningkatan pembangunan infrastruktur pengembangan wilayah dan pemetaan ruang guna kenektivitas antara wilayah kecamatan dan desa dan Pemantapan ketahanan pangan,sumber daya air dan pengelolaan lingkungan hidup secara berkelanjutan.

“Olehnya, berkaitan dengan pendapat daerah pada tahun 2020 direncanakan total pendapatan daerah Kabupaten Touna mencapai Rp. 1,198,198,108,889.00,- ( 1 triliun 188 Milyar 198 juta 108 ribu 889 rupiah ),” tutupnya.**


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN