Herdianto-Kuswandi Kualitas, Kuantitas dan Loyalitas



Reportase: Bambang Sumantri

Setelah anggota DPRD Morowali terpilih, Gafar Hilal mengundurkan diri dari bursa pencalonan Ketua DPRD Morowali dalam rapat internal Partai NasDem, kini menyisakan dua nama yang akan menduduki kursi panas tersebut.

Herdianto Marsuki, Ketua Komisi I DPRD Morowali sekaligus peraih suara terbanyak dalam Pemilu legislatif di Kabupaten Morowali lalu menjadi salah satu calon kuat yang harus bersaing dengan Kuswandi, peraih suara terbanyak kedua dan saat ini masih menjabat sebagai Wakil Ketua II DPRD Morowali menggantikan Taslim karena maju dalam Pilkada Morowali 2018 lalu.

Kuswandi saat penentuan posisi Wakil Ketua II DPRD Morowali pada Pemilu legislatif 2014 lalu, meskipun suaranya lebih banyak, terpaksa harus mengalah dengan Taslim karena keputusan partai menunjuk Taslim untuk duduk di kursi Wakil Ketua II DPRD Morowali.

Dalam Pilkada 2018, Kuswandi yang sempat digadang-gadang akan maju sebagai calon Bupati atau Wakil Bupati pun harus kembali menahan diri karena partai dan koalisinya menetapkan Taslim-Najamudin (TAHAJUD) sebagai tokoh yang diusung oleh Partai NasDem beserta koalisinya, yakni Golkar, Hanura, PKS serta partai pendukung, Perindo dan PPP.

Kuswandi pun akhirnya baru bisa dilantik sebagai Wakil Ketua II DPRD Morowali menggantikan Taslim setelah menjadi calon Bupati. Hasilnya memang tidak memgecewakan karena TAHAJUD tampil sebagai pemenang dan kini menahkodai pemerintahan di Morowali.

Dua kali mengalah bisa jadi merupakan pertimbangan Partai NasDem untuk saatnya memberikan posisi nyaman kepada Kuswandi yang telah membuktikan lotalitasnya sejak pertama kali berlabuh di Partai NasDem.

Sebagai mantan aktivis, Kuswandi juga dikenal keras dan tegas sejak duduk di DPRD Morowali dalam rapat maupun pembahasan yang membuat dirinya disegani karena tak mentolerir jika ada kebijakan yang tidak pro pada kepentingan rakyat.

Tak beda jauh dengan Kuswandi, di usia yang masih muda, Herdianto Marsuki pun sebagai anggota DPRD juga tegas dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat, namun hanya sedikit lebih kalem dalam bertutur kata ataupun menyampaikan pendapat serta pandangannya.

Herdianto tak sekalipun pernah terdengar mengeluh apapun keputusan partai dan sampai saat ini masih tetap setia di NasDem, tetap menjadi suksesor pada Pilkada Morowali 2018, dan membuktikan bahwa dirinya telah bekerja keras dalam pileg 2019 dengan meraih suara terbanyak dari seluruh caleg, yakni sebesar 1.945 suara.

Keputusan akhir berada di level petinggi partai, karena kedua calon Ketua DPRD tersebut adalah sosok yang sama-sama memiliki kualitas masing-masing dan loyalitas terhadap partai, hanya berbeda pada kuantitas yakni perolehan suara terbanyak dalam pemilihan legislatif.**


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN