Ini Jawaban Pemred NP saat Sidang di Dewan Pers



Reportase: andono wibisono

Proses mediasi tadi tidak terjadi... karena metode pemeriksaan dewan pers dilakukan secara terpisah antara pengadu dan teradu...

Yang kami sayangkan... kesan keberfihakan dewan pers terhadap pengadu....hal mana tadi pengadu diberikan ruang untuk memberikan klarifikasi pertama,  setelah itu kami... baru pengadu lagi dimintai klarifikasi yg dilanjutkan dengan foto-foto. Bareng antara dewan pers dan pengadu.....

Dalam proses pemeriksaan terhadap kami... tim dewan pers membatasi waktu klarifikasi atau bantahan yg kami bacakan secara tertulis... dan prosea tanya jawab antara dewan pers dengan kami berlangsung tdk sehat... karena bantahan atau klarifikasi kami langsung dblok oleh anggota tim dewan pers...

Sangat disesalkan dewan pers tidak fokus memeriksa soal pokok pengaduan bahkan sama sekali tidak mengindahkan soal prosedur dan ketentuan yg dilanggar oleh pengadu.. misalnya tdk pernah membuat hak jawab.... dan hak koreksi sesuai amanat UU PERS...

patut disayangkan juga.. pemahaman tim dewan pers terkait penilaian terhadap konfirmasi pemberitaan yg kami lakukan.. yang dinilai tdk cukup karena tdk berimbang....

Kami juga menyesalkan dewan pers tdk melakukan telaah mendalam terkait klarifikasi atau pembelaan yg kami buat tertulis... beserta alat2 bukti (termasuk rekaman)  itu tidak menjadi bahan pertimbangan tim. Dewan pers....

Dalam pemeriksaan patut diduga dewan pers berpihak karena sejumlah tim dewan pers sdh menegaskan kesimpulan2 bahwa NP melanggar kode etik...

Sikap kami sambil menunggu putusan resmi dewan pers...kami akan menyiapkan langkah langkah advokasi yg bersifat antisipatif.**

Share on Google Plus

0 komentar:

Posting Komentar

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN