Kejati Tetapkan Tersangka Dana BOS



Reporter: Yohanes Clemens

SATU ORANG Tersangka inisial R ditetapkan kejaksaan tinggi (Kejati) Provinsi Sulteng dengan dugaan penyalahgunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) di Kabupaten Morowali Utara (Morut). Kasi Penkum Humas Kejati, Sainuddin, Selasa 23 Juli 2019, di kantor Kejati mengatakan, selain menetapkan R sebagai tersangka, telah diperiksa juga kurang lebih dua ratusan lebih orang terkait dugaan kasus tersebut.

Namun, untuk mengatakan siapa orang dengan inisial R yang telah ditetapkan sebagai tersangka, dari mana asalnya, apa pekerjaanya, dan berapa dugaan kerugian negara dalam dugaan kasus ini, Kasi Pendum ini engan menjelaskan. “Untuk sementara dirahasiakan dulu siapa dan apa terduga tersangka ini. Saya belum berani sampaikan terkait dengan kepentingan penyidikan. Namun, dari sekian banyak sekolah satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka,” ujarnya.

Dia melanjutkan, hingga saat ini Kejati Sulteng terus melakukan penyidikan, dan memeriksa sejumlah saksi dalam dugaan penyalahgunaan dana bantuan sekolah tersebut. “Hingga saat ini kita sementara ditelusuri masalah anggarannya serta kerugiannya. Masih dilakukan penyedikan dan ini baru penetapan tersangka. Nanti dari hasil penyidikan itu akan ditentukan.

Tetapi yang jelas dana BOS yang diduga disalahugunakan itu, yakni dana  bantuan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah (SMP) serta swasta yang ada di Kabupaten Morowali Utara," terangnya. Sehingga, perlu kita ketahui, tambahnya, kasus ini mencuat, atas laporan masyarakat, yang mencurigai adanya dugaan penyalahgunaan dalam pengelolaan dana bantuan sekolah tersebut.

Sementara dalam penanganan kasus ini, sempat tersiar kabar bahwa Bupati Morowali Utara telah diperiksa, namun dibantah oleh Kasi Pendum Humas Kejati Sulteng ini. “Itu tidak benar, belum ada pemeriksaan bupati. Namun kasus ini sedang dalam penyidikan,” pungkasnya.**


Share on Google Plus

0 komentar:

Posting Komentar

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN