OPD Harus Punya Peta Proses Bisnis


Sumber/editor: Humpro/andono wibisono

PETA PROSES Bisnis adalah aset penting organisasi yang berfungsi mengumpulkan data informasi ke dalam database organisasi. Pernyataan ini disampaikan Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Dr. Ir. B. Elim Somba, M.Sc saat mewakili gubernur pada pembukaan workshop penyusunan peta proses bisnis instansi pemerintah se Sulteng, (18/7/2019) di Hotel Graha Mulia.

Kegiatan yang dihelat Biro Organisasi Setdaprov Sulteng itu merupakan langkah tindak lanjut atas terbitnya peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 19 Tahun 2018 yang menginginkan tiap OPD se Sulteng mempunyai peta proses bisnis. Sebab dengan adanya peta akan memudahkan penjabaran visi, misi dan tujuan organisasi, serta hubungan antar unit yang ada untuk menghasilkan kinerja.

Sebaliknya peta proses yang tumpang tindih kata asisten akan membuat keterlambatan dan penurunan kinerja organisasi. ‘’Maka efektivitas dan efisiensi birokrasi sangat berkaitan dengan proses bisnis yang digunakan organisasi," tandas asisten. Lanjut Ia menambahkan ada beberapa yang harus dipegang dalam penyusunan peta.

"Yakni definitif, urutan, pelanggan atau pengguna layanan, nilai tambah, keterkaitan, fungsi silang, sederhana representatif dan konsensus subyektif," ujar asisten yang menyebut satu persatu prinsip-prinsip tsb. Workshop diisi pemateri dari Kementerian PAN dan RB dengan moderator Karo Organisasi Drs. Andi Kamal Lembah SH, M.Si.

Adapun pesertanya meliputi pejabat tata usaha dan kepegawaian di OPD provinsi dan kabupaten/kota se Sulteng.**



Share on Google Plus

0 komentar:

Posting Komentar

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN