Lima Pencuri Sepeda Motor Diringkus Polres Donggala

Polres Donggala memaparkan alat bukti kejahatan pencurian kendaraan, Kamis (08/08/19)

Reporter: Yohanes Clemens

Sebanyak 5 orang yang diduga sebagai pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor yang melakukan aksi kejahatannya di wilayah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) di ringkus oleh aparat kepolisian setempat.

Kapolres Donggala AKBP Stanislaus Ferdinand Suwarji, SE, dalam jumpa pers di Mapolres Donggala, Kamis, (08/08/19) mengatakan, kelima tersangka yang diringkus berinisial M alias FUD (29), MO (22), A alias W (37), warga Kabupaten Donggala, serta inisial S (32) dan AS (36) yang beralamat tinggal di Kota Palu.

“Dari kelima tersangka ini telah diamankan sebanyak kurang lebih 10 unit kendaraan sepeda motor, dan beberapa kunci T yang digunakan oleh para tersangka, serta beberapa STNK dan plat nomor,” ujar Kapolres.

Kapolres menjelaskan, bila dilihat dari alat bukti berupa kunci T yang digunakan oleh para pelaku, mereka melakukan aksi jahat dengan persiapkan yang matang. Sebab, kata Kapolres, untuk menekan aksi kejahatan pencurian di wilayah Kabupaten Donggala, Satuan Reskrim telah membentuk tim yang diberi nama tim serigala.

Dimana, ujar Kapolres, tim  ini diawasi langsung oleh Kabag OPS dan Waka Polres. Tim ini yang sangat efektif dalam penggungkapan, sehingga dalam tiga bulan ini pengungkapan kita cukup lumayan yang berkaitan dengan pencurian-pencurian.

"Selain mengungkap kasus curanmor, kita juga telah mengungkap sejumlah kasus tindak pidana lainnya, seperti narkoba, pengelapan, dan sejumlah kasus pencurian barang elektronik di salah satu cottage wilayah Kabupaten Donggala," terang AKBP Stanislaus.

Olehnya, kata Kapolres, untuk pengungkapan kasus narkoba, Sat Narkoba Polres Donggala telah mengamankan kurang lebih 32 orang yang diduga sebagai tersangka sejak bulan Januari hingga Agustus 2019.

"Dari pengungkapan kasus narkoba ini, Sat Narkoba Polres Donggala telah mengamankan barang bukti sebanyak kurang lebih 150 gram narkoba jenis sabu, uang belasan juta rupiah yang diduga hasil transaksi narkoba.

Untuk itu, semua kasus ini sementara kami kembangkan. Khusus pengungkapan narkoba barangnya selalu dari Tatanga dan Kayumalue," pungkasnya. ***

Share on Google Plus

0 komentar:

Posting Komentar

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN