Prof Mahfudz: Korban Pasigala di Huntara Diprioritaskan



Reporter: Yohanes Clemens

Rektor Universitas Tadulako (Untad) Prof Dr Ir H Mahfudz MP, Senin (12/08/19) mengatakan, untuk korban pasigala yang ada di huntara akan diprioritaskan. Hal itu dikatakan Rektor, saat merespon soal informasi UKT yang beredar.

"Selain hari ini SK penetapan UKT K-1 bagi yang telah mendapatkan UKT K-1 semester yang lalu, juga akan membentuk Tim Verifikasi bagi mahasiswa Korban Gempa Bumi Pasigala yang masih tinggal di Huntara," ujar Rektor Untad.

Rektor menjelaskan, mereka yang terdata dari 3 kabupaten/kota tersebut dan terlanjur membayar UKT K-3 Rp1.750.000/semester akan segera diubah menjadi UKT K-1 Rp500.000/semester. Dengan demikian, kata Prof Mahfudz, pembayaran Rp1.750.000 yang terlanjur disetorkan akan dibuatkan Surat Keputusan Rektor, yang menetapkan bahwa dana sebesar Rp1.750.000 akan dijadikan pembayaran yang meng-cover 3 (tiga) semester kedepan setara 3 semester kali Rp500.000, berikut sisa Rp250.000 akan menjadi investasi pembayaran untuk semester empat.

"Dengan demikian, mereka yang telah membayar Rp1.750.000 tinggal membayar Rp250.000 pada semester keempat untuk mencukupkan Rp500.000 dari dana yang masih tersisa Rp250.000," jelas Prof Mahfudz, yang adalah sosok rendah hati itu.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya atas keterbatasan sistem IT Untad yang tidak mampu menyimpan data-data yang sudah UKT K-1 berubah menjadi UKT-K3.

"Atas keterbatasan tersebut dan menimbulkan kekecewaan bagi anak-anak kami, maka hari ini kami tebus kehilafan itu, dengan segera menetapkan dalam bentuk surat keputusan," tegas Prof Mahfudz.

Olehnya, Rektor juga mengimbau kepada saudara-saudara kalangan Pers dan Media Sosial yang sudah memberikan kritikan atas keterbatasan itu. Atas dinamika itu, Prof Mahfudz mengucapkan terima kasih.

"Saya selalu terbuka jika menerima kritikan, baik yang ditujukan langsung kepada saya, melalui Ketua Senat dan unsur lainnya, kami berjanji untuk merespons sepanjang tidak bertentangan dengan aturan dan ada jalan untuk itu. Sekali lagi, kami berjanji untuk merespons," ungkap Rektor dengan penuh kerendahan hati.  ***

Share on Google Plus

0 komentar:

Posting Komentar

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN