WALIKOTA RASIONILISASI HONORER KOTA PALU



Reporter: Firmansyah

Dalam rapat evaluasi rasionalisasi birokrasi di ruangan Bantaya, Senin (5/8/2019) Walikota akan melakukan pendataan kembali tenaga honorer yang mengabdi di setiap OPD Pemkot Palu.

Dalam uraianya, Wali kota, Hidayat menyampaikan bahwa Rasionalisasi Birokrasi Pemerintah Kota Palu yang efisien dan efektif berbasis budaya termasuk misi keempat, pelaksanaannya belum berjalan dengan baik.

Menurutnya, hingga saat ini,  terlalu banyak pegawai honorer yang mengabdi di setiap OPD kota Palu.  Namun belum terdata secara baik. Selain itu, tidak diketahui apakah di setiap Organisasi Perangakat Daerah Pemkot Palu kekurangan ataupun kelebihan tenaga honorer.

"Penyampaian dari OPD, honorer semua itu dipakai. Tapi pas ditinjau, tidak ada tempat duduknya. Nah ini yang kita ingin rasionalisasi lagi kembali. Agar  setiap honorer itu punya meja, tempat duduk, bahkan komputernya masing-masing," ungkapnya.

Wali kota menginginkan agar tenaga  honorer yang tidak memiliki tempat duduk tersebut, akan dikumpulkan dan dirasionalisasikan kembali untuk ditempatkan pada OPD  lainnya.

Selanjutnya,  Wali kota mengatakan saat ini sebutan Aparatur Sipil Negara (ASN) terbagi atas dua.  Yaitu PNS dan Pegawai Pemerintah.  Dengan Perjanjian Kerja (P3K).

"P3K ini yang menjadi persoalan, dimana ada beberapa daerah di seluruh Indonesia yang menolak. Disebabkan keterbatasan anggaran. Namun undang-undang dari pusat memaksa agar dilaksanakan," ungkapnya.

Wali kota menyebut untuk di kota Palu, gaji paling tinggi untuk honorer sebesar Rp. 1.000.000,- serta Rp. 600.000,- bahkan Rp. 250.000,- perorang. Dengan  dana yang dianggarkan sekitar Rp. 47 Miliar.

"Kalau semua gaji disamakan dengan PNS, akan bangkrut kita tidak bisa melakukan apa-apa," katanya.

Oleh karena itu, Wali kota Palu menginginkan perlu adanya irasionalisasi. Sesuai SOP. Sehingga terciptanya  birokrasi berbasis buday. Pada akhirnya  terbangun tiga nilai. Yaitu  nilai kekeluargaan, kegotongroyongan, dan toleransi. Sehingga tercipta sinergitas antara OPD satu dengan yang lainnya. ***

Share on Google Plus

0 komentar:

Posting Komentar

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN